17 Maret 2010

Khitan Cegah Kena HIV

Kabar baik bagi pria-pria yang telah dikhitan. Para ahli sepakat khitan terbukti efektif menekan penularan HIV. Jika dilakukan di seluruh dunia, 2 juta infeksi baru HIV bisa dicegah.

"Dua penelitian terakhir malah berhenti lebih awal, karena menunjukkan keefektifan yang tinggi tentang khitan dibanding kelompok kontrol yang menolak dikhitan," jelas peneliti dari Universitas Illinois, Amerika Serikat, Richard Bailey, dalam Konferensi Masyarakat AIDS Internasional di Sydney, Australia.

Kesimpulan tersebut didapat setelah 3 penelitian yang diadakan di Afrika. Semua penelitian membuktikan keefektifan khitan untuk mencegah penularan HIV. Khitan bisa
menurunkan resiko penularan HIV hingga 60 %.

Jika khitan ini dilakukan di seluruh dunia, maka bisa mencegah 2 juta infeksi baru HIV dan 3 ratus ribu kematian di sub-Sahara Afrika selama 10 tahun.

Bailey dalam konferensi itu juga mengajak pemimpin negara berkembang untuk mempromosikan khitan kepada warga laki-lakinya. Namun dia menyadari bahwa itu tidak mudah, karena khitan bukan hanya praktik medis sederhana. Khitan telah identik dengan budaya, agama, dan kepercayaan tertentu.

"Untuk itu tidak mudah bagi menteri kesehatan atau politisi untuk menyebarkan perlunya khitan di negara yang tidak punya tradisi itu," kata Bailey.

Namun jika promosi pentingnya khitan ini tidak dimulai dari sekarang, akan lebih berbahaya untuk jangka panjang, karena semakin banyak yang akan terinfeksi HIV.

"Waktu yang tepat adalah sekarang,"

ORANG DENGAN IQ RENDAH BANYAK TERKENA PENYAKIT JANTUNG






Perokok adalah orang yang paling berisiko mengalami penyakit jantung. Di urutan kedua, faktor penyebab penyakit jantung ternyata bukan tekanan darah tinggi atau jarang olahraga, tapi justru orang dengan Intelligence Quotient (IQ) rendah.

Peneliti dari Britain's Medical Research Council (MRC) menemukan bahwa nilai inteligensi atau Intelligence Quotient (IQ) yang rendah sangat erat kaitannya dengan penyakit jantung dan kematian, terlepas dari kebiasaan merokok.

Penyakit jantung adalah pembunuh nomor satu pria dan wanita di Eropa, Amerika dan mungkin seluruh negara di dunia. Menurut World Health Organization (WHO), penyakit kardiovaskular menyumbang sekitar 32 persen kematian di seluruh dunia pada tahun 2005.

Hampir semua orang tahu bahwa seseorang dengan pendidikan dan pendapatan rendah biasanya lebih berisiko mengalami berbagai macam penyakit. Keterbatasan akses ke rumah sakit, lingkungan yang buruk dan pola hidup yang buruk adalah pemicunya.

Namun kini studi yang dilakukan MRC ingin membuktikan penyakit apa yang paling banyak menyerang orang ber-IQ rendah. Peneliti menganalisis data 1.145 pria dan wanita selama 20 tahun. Ternyata dari hasil studi tersebut diketahui bahwa orang ber-IQ rendah paling banyak mengalami penyakit jantung.

Menurut David Batty, peneliti dari MRC dan Social and Public Health Science Unit di Glasgow, Skotlandia, ada beberapa faktor yang membuat seseorang dengan IQ rendah punya potensi lebih besar terkena penyakit jantung.

"Orang dengan IQ rendah tidak bisa mengerti atau memahami apa itu risiko merokok, atau apa untungnya mengonsumsi makanan sehat dan berolahraga dan sebagainya. Mereka tidak tahu untuk apa kebiasaan sehat itu harus diterapkan," kata David seperti dilansir Reuters, Rabu (10/2/2010).

David mengatakan, orang dengan IQ rendah perlu lebih diperhatikan lagi. "Perspektif mereka harus diubah. Melalui beberapa pola pembelajaran awal atau sekolah khusus, ada kemungkinan IQ mereka bisa ditingkatkan lagi," tutur David.

Menurut Ioanna Tzoulaki, dosen epidemiologi dari Imperial College London, kampanye kesehatan masyarakat pun perlu ditingkatkan. "Kampanye perlu difokuskan lagi pada kalangan ber-IQ rendah dengan gaya kampanye yang lebih sederhana dan dimengerti mereka," jelas Tzoulaki.

Dalam the European Journal of Cardiovascular Prevention disebutkan lima urutan faktor penyebab utama penyakit jantung yaitu merokok, IQ rendah, pendapatan rendah, tekanan darah tinggi dan jarang beraktivitas fisik.

23 Februari 2010

KASUS AIDS TERTINGGI DIDERITA KELOMPOK UMUR 20-29 TAHUN

Proporsi kumulatif kasus AIDS tertinggi di Indonesia dilaporkan pada kelompok umur 20-29 tahun (49,07%), berikutnya kelompok umur 30-39 tahun (30,14%) dan kelompok umur 40-49 tahun (8,82%). Berdasarkan jenis kelamin, dari 19.973 kasus AIDS yang dilaporkan, sebanyak 14720 (73,7%) kasus adalah laki-laki, 5163 (25,8%) kasus adalah perempuan dan 90 (0,5%) kasus tidak diketahui jenis kelaminnya. Sedangkan berdasarkan cara penularan, kasus AIDS kumulatif tertinggi melalui Heteroseksual (50,3%), pengguna napza suntik/ penasun (40,2%), dan Lelaki seks lelaki / homoseksual (3,3%).

Demikian laporan triwulan keempat (Oktober-Desember) tahun 2009 Surveilans AIDS Ditjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (PP &PL) Depkes.

HIV

Jumlah kasus HIV positif kumulatif berdasarkan layanan VCT sampai 30 November 2009 sebanyak 34257 kasus dengan positive rate rata-rata 10,8%. Kasus baru HIV positif pada triwulan keempat tahun 2009 adalah 5997.

Secara kumulatif jumlah kasus HIV positif terbanyak dilaporkan dari Propinsi DKI Jakarta (7766), disusul Jawa Timur (4553), Jawa Barat (3077), Sumatera Utara (2783), dan Kalimantan Barat (1914). Jumlah infeksi HIV pada layanan VCT berdasarkan kelompok risiko sampai 30 Juni 2009 terbanyak pada pengguna napza suntik/penasun (52,18%), kelompok waria (25,89%), dan pasangan risiko tinggi (15,83%). Sedangkan menurut kelompok umur, infeksi HIV terbanyak pada kelompok umur 30-39 tahun (16,49%), disusul umur 20-29 tahun (15,41%), dan umur kurang dari 1 tahun (13,61%).

AIDS

Sampai 31 Desember 2009 jumlah kasus AIDS kumulatif 19.973 kasus yang tersebar di 32 Provinsi di Indonesia. Selama periode Oktober-Desember 2009 kasus AIDS bertambah 1531 kasus. Sehingga kasus AIDS di Indonesia selama tahun 2009 (Januari-Desember) sebanyak 3863 kasus. Sedangkan proporsi kasus AIDS yang dilaporkan telah meninggal adalah 3846 (19,3%).

Berdasarkan Propinsi yang melaporkan, kasus AIDS terbanyak di Jawa Barat (3598), berikutnya Jawa Timur (3227), DKI Jakarta (2828), Papua (2808), Bali (1615), Kalimantan Barat (794), Jawa Tengah (717), Sulawesi Selatan (591), Sumatera Utara (485), Riau (475), dan Kepulauan Riau (333). Kasus AIDS terbanyak pada pengguna Napza suntik di 5 Propinsi adalah Jawa Barat 2628 (73%), DKI Jakarta 2002 (70,8%), Jawa Timur 1022 (31,7%), Bali 261 (16,2%), dan Sumatera Barat 224 (67%).

Estimasi populasi rawan tertular HIV di Indonesia tahun 2006 sebesar 193.000. Pada tahun 2014 diproyeksikan jumlah infeksi baru HIV usia 15-49 tahun sebesar 79.200 dan proyeksi untuk ODHA usia 15-49 tahun sebesar 501.400 kasus.

Berita ini disiarkan oleh Pusat Komunikasi Publik, Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan RI.

29 Juni 2009


jangan pernah tiru orang lain

Manusia itu sudah ditakdirkan untuk menjadi berbeda-beda bahkan pada anak kembar sekalipun. Jadi jangan pernah sekalipun berikap latah meniru-niru apa yang dilakukan orang lain untuk mencapai kesuksesan.

Tapi bukankah kita harus belajar dari orang lain yang sudah sukses? Ya Benar! tapi belajar bukan harus meniru bukan.

Walau begitu tidak masalah jika anda terisnpirasi dari orang lain. Harap bedakan terinspirasi dengan meniru.

Meniru adalah orang yang plagiat. Meniru apapun dari orang lain tanpa pernah berimprove untuk mengembangkan diri. Sedangkan terinspirasi adalah orang yang mengembangkan ide setelah melihat Apa yang dilakukan oleh orang lain.

NAH!

Jika sudah tersadar lekas hentikan kegiatan plagiat itu sekarang. Pelajari apa yang orang lain lakukan lalu kembangkan sehingga menjadi metode tersendiri. Dengan begitu otomatis kesuksesan sudah berada di tangan anda. PASTI!

Misalkan saja sekarang banyak orang buka warnet, ya kita tahulah internet sudah banyak digandurungi oleh orang. Dari sekian banyak warnet itu anda lihat ada satu yang sukses. Tiba-tiba anda ingin menjadi seperti dia. Sukses menjadi dia.

Akhirnya dengan hutang sana sini dan jual rumah akhirnya anda punya uang untuk membuat warnet. Kemudian ditiru persislah apa yang dilakukan oleh satu warnet yang sukses itu. Jika sukses saya ucapkan syukur, tapi saya pasti akan menangis melihat kegagalan anda dalam bisnis warnet.

Ya! memang boleh meniru kesuksesan orang lain tapi jangan plagiat. Kembangkan metode anda sendiri. Boleh saja membuka warnet, namun apa yang membuat orang mau mengunjungi warnet anda. Apakah biayanya lebih murah, tempatnya bagus, ada makanan dan minuman. Pokoknya buat metode anda sendiri….

Tidak ada orang sukses karena PLAGIAT tapi melainkan orang kreatif yang akan sukses

Dipost oleh: Laliyanto, Poltekkes Depkes Yogyakarta, Jurusan Kesehatan Lingkungan, JKL, Sanitasi, Jawa Timur Sumenep


Teknik Motivasi Terbaik: Salahkan diri anda sendiri

Memotivasi diri dengan kesalahan? Bagaimana Caranya!

OK! Berikut Teknik Motivasi yang saya maksudkan…

Semua orang pernah gagal, tapi dari semua orang itu hanya sedikit yang tahu cara mengubahnya menjadi Kesuksesan. Lalu kenapa ada yang bisa bangkit dan ada banyak yang menyerah. Jawabannya mudah! Karena yang mampu bangkit adalah mereka yang mau mengakui kesalahan pada diri mereka.

INGAT INI BAIK-BAIK!

Teknik Motivasi terbaik untuk bangkit dari kegagalan adalah dengan cara menyalahkan diri sendiri.

Memang benar kegagalan maupun keberhasilan seseorang PASTI juga di tentukan oleh orang lain. Tapi 90% kontribusinya tetap pada diri anda. Artinya walaupun semua orang yang ada di dunia ini membantu, tapi jika tidak segera berubah! SELAMANYA ANDA TETAP GAGAL.

Bahkan Tuhan tidak akan pernah menolongmu, jika tidak sesegera mungkin melakukan PERUBAHAN.

Camkan Ini baik-baik : Bersyukurlah karena anda telah melakukan kesalahan. Karena dengan kesalahan itulah anda segera belajar untuk tidak mengulanginya lagi. Dan ini akan memotivasi diri untuk segera menghadapi tantangan selanjutnya. PASTI akan terasa lebih MUDAH karena anda memang mempunyai motivasi belajar dari kesalahan.

Jika ini benar-benar dilakukan “Memotivasi diri dari kesalahan“. Saat tujuan telah tercapai anda tidak akan merasa telah bekerja keras, tapi sebaliknya malah seolah-olah merasa telah bersenang-senang .

YA! memotivasi diri untuk selalu mencari kesalahan dan kemudian mengenal diri sendiri untuk memperbaiki kesalahan itu adalah teknik motivasi yang harus anda camkan BAIK-BAIK.

TENTU BUKAN mencari-cari kesalahan diri sendiri. Biarlah secara alami saat melakukan usaha anda menemukan kesalahan itu. BERSYUKURLAH! karena dengan kesalahan itu ANDA BISA langsung memperbaiki dan meninggalkan pesaing-pesaing anda.

Jadi ini yang maksud teknik motivasi menyalahkan diri sendiri. Ada pertanyaan silahkan KOMENTAR.

Dipost Oleh: Laliyanto, Poltekkes Depkes Yogyakarta, Jurusan Kesehatan Lingkunga,JKL, Sanitasi, Jawa Timur Sumenep

23 Juni 2009

Ingin Sehat? Jangan Lupa Cuci Tangan

Diare, infeksi mata, infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), flu burung dan flu H1N1, termasuk dalam penyakit yang menular dengan cepat. Meski demikian, penyakit-penyakit tersebut sebenarnya bisa dicegah dengan kebiasaan mencuci tangan pakai sabunA

Sebuah penelitian yang dimuat dalam Chocrane Library Journal tahun 2007 menyebutkan cuci tangan dengan sabun efektif menahan virus ISPA dan pandemi flu. Riset di Inggris tahun 2007 juga menyebutkan cuci tangan lebih efektif dibandingkan obat dan vaksin untuk menghentikan flu. Cuci tangan juga efektif mencegah penyakit tifus, empat jenis cacingan, disentri, kolera, serta hepatitisA.

Menurut pakar kesehatan, Handrawan Nadesul, virus dan kuman sangat mudah berpindah. "Bukan cuma lewat jabat tangan, tapi juga dari pegangan pintu, tombol lift, gagang telepon, dan apa pun yang terpegang di tempat umum," katanya. Untuk mencegah masuknya bibit penyakit ke dalam tubuh, virus dan kuman yang menempel itu harus dibasuh dengan air dan sabun.

Sayangnya mencuci tangan belum jadi perilaku masyarakat Indonesia. Studi Basic Human Services di Indonesia tahun 2006 mengenai perilaku masyarakat dalam mencuci tangan menyebutkan hanya 12 persen yang mencuci tangan setelah buang air besar, 9 persen setelah membersihkan tinja bayi dan balita, 14 persen sebelum makan, 7 persen sebelum memberi makanan bayi dan 6 persen sebelum menyiapkan makanan.

Lewat kegiatan sederhana dan murah, seperti cuci tangan, bisa memiliki dampak ekonomi yang sangat besar. Di Filipina biaya kesehatan yang diirit berkat kebiasaan cuci tangan mencapai 455 juta dollar AS.

Menurut Bank Dunia, perilaku cuci tangan dengan sabun kurang dipromosikan sebagai tindakan pencegahan. DepKes RI sendiri sudah memasukkan cuci tangan dengan air bersih dan sabun dalam elemen penting peningkatan kesehatan anak Indonesia.

Meski demikian, menurut dr.Abidinsyah Siregar, Kepala Pusat Promosi Kesehatan DepKes, tindakan pencegahan penyakit belum jadi bagian dari perilaku masyarakat. "Perilaku merupakan penyebab terbesar masalah kesehatan kita," katanya.

Untuk membentuk perilaku yang sehat seharusnya dimulai sejak dini. "Kalau sudah dewasa sudah sulit mengubahnya," ujar Handrawan. Karena itu mencuci tangan seharusnya masuk dalam pendidikan kesehatan di sekolah dan di rumah. Dalam hal ini peran orangtua dan tenaga pendidik sangat diharapkan. "Menjadi sehat artinya berperilaku sehat,"

Dipsting Oleh Laliyanto, Jurusan Kesehatan Lingkungan Jkl/ AKL Poltekkes Depkes Yoyakarta, Sanitasi, Jawa Timur Sumenep

09 Juni 2009

PENEMUAN TERBARU MENGENAI KANKER HATI

Penemuan terbaru mengenai kanker hati! Jangan Tidur Terlalu Malam ! Para dokter di National Taiwan Hospital baru-baru ini mengejutkan dunia kedokteran karena ditemukannya kasus seorang dokter muda berusia 37 Tahun yang selama ini sangat mempercayai hasil pemeriksaan fungsi hati(SGOT, SGPT) ,tetapi ternyata saat menjelang Hari Raya Imlek diketahui positif menderita kanker hati sepanjang 10 cm!!. Selama ini hammier semua orang sangat tergantung pada hasil indeks pemeriksaan fungsi hati ( Liver Function Index ). Mereka menganggap bila pemeriksaan hasil index yang normal berarti semua OK. Kesalahpahaman macam ini ternyata juga dilakukan oleh banyak dokter specialis, benar benar mengejutkan, para dokter yang seharusnya memberikan pengetahuan yang benar pada masyarakat umum, ternyata memiliki pengetahuan yang tidak benar.. Pencegahan kanker hati harus dilakukan dengan cara yang benar. Tidak ada jalan lain kecuali mendeteksi dan mengobatinya sedini mungkin, demikian kata dokter Hsu Chin Chuan. Tetapi ironisnya, ternyata dokter yang menangani kanker hati juga bias memiliki pandangan yang salah, bahkan menyesatkan masyarakat, inilah penyebab terbesar kenapa kanker hati sulit untuk disembuhkan. Saat ini ada pasien dokter Hsu yang mengeluh bahwa selama satu bulan terakhir sering mengalami sakit perut dan berat badannya turun sangat banyak. Setelah dilakukan pemeriksaan supersound baru diketemukan adanya kanker hati yang sangat besar, hampir 80% dari Livernya(hati) sudah termakan habis. Pasien sangat terperanjat, “ Bagaimana mungkin ? Tahun lalu baru melakukan medical check-up dan hasilnya semua normal. Bagaimana mungkin hanya dalam waktu 1 tahun yang relative singkat dapat tumbuh kanker hati yang demikian besar?” Ternyata check-up yang dilakukan hanya memeriksa fungsi hati. Hasil pemeriksaan juga menunjukkan “ normal “. Pemeriksaan fungsi hati adalah salah satu item pemeriksaan hati yang paling dikenal oleh masyarakat. Tetapi item ini pula yang paling banyak disalahpahami oleh masyarakat kita (Taiwan). Pada umumnya orang beranggapan bahwa bila hasil index pemeriksaan fungsi hati menunjukkan angka normal berarti tidak ada masalah dengan hati. Tetapi pandangan ini mengakibatkan munculnya kisah-kisah sedih karena hilangnya kesempatan mendeteksi kanker sejak stadium awal. Dokter Hsu mengatakan, SGOT dan SGPT adalah enzim yang paling banyak ditemui didalam sel-sel hati. Bila terjadi radang hati atau karena satu atau sebab lain sehingga sel-sel hati mati, maka SGOT dan SGPT akan lari ke luar. Hal ini menyebabkan kandungan SGOT dan SGPT didalam darah meningkat. Tetapi tidak adanya peningkatan angka SGOT dan SGPT bukan berarti tidak terjadi pengerasan hati atau tidak adanya kanker hati. Bagi banyak para penderita radang hati , meski kondisi radang hati mereka telah berhenti, tetapi didalam hati(liver) mereka telah terbentuk serat-serat dan pengerasan hati. Dengan terbentuknya pengerasan hati, maka akan mudah sekali untuk timbul kanker hati. Selain itu, pada stadium awal kanker hati, index hati juga tidak akan mengalami kenaikan. Karena pada masa-masa pertumbuhan kanker, hanya sel-sel di sekitarnya yang diserang sehingga rusak dan mati. Karena kerusakan ini hanya secara skala kecil maka angka SGOT dan SGPT mungkin masih dalam batas normal, katakanlah naik pun tidak akan terjadi kenaikan tinggi. Tetapi oleh karena banyak orang yang tidak mengerti akan hal ini sehingga berakibat terjadilah banyak kisah sedih. Penyebab utama kerusakan hati adalah : 1. Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang adalah penyebab paling utama. 2. Tidak buang pada pagi hari. 3. Pola makan yang terlalu berlebihan 4. Tidak makan pagi. 5. Terlalu banyak mengkonsumsi obat-obatan. 6. Terlalu banyak mengkonsumsi bahan pengawet,zat tambahan, zat pewarna, pemanis buatan. 7. Minyak goreng yang tidak sehat. Sedapat mungkin kurangi penggunaan minyak goring saat menggoreng makanan, hal ini juga berlaku meski menggunakan minyak goreng terbaik sekalipun seperti olive oil. 8. Mengkonsumsi masakan mentah atau dimasak matang 3-5 bagian. Masakan yang digoreng harus dimakan habis saat itu juga, jangan disimpan. Kita harus melakukan pencegahan dengan tanpa mengeluarkan biaya tambahan. Cukup atur gaya hidup dan pola makan seharihari. Perawatan dari pola makan dan kondisi waktu sangat diperlukan agar tubuh kita dapat melakukan penyerapan dan pembuangan zat-zat yang tidak berguna sesuai denganjadwalnya “. Sebab : Ø Malam hari pk 21.00 – 23.00 : adalah pembuangan zat-zat tidak berguna/beracun( de-toxin) dibagian system antibody (kelenjar getah bening). Selama durasi waktu ini seharusnya dilalui dengan suasana tenang atau mendengarkan musik. Bila saat itu seorang ibu rumah tangga masih dalam kondisi yang tidak santai seperti misalnya mencuci piring atau mengawasi anak belajar, hal ini dapat berdampak negative untuk kesehatan. Ø Malam hari pk 23.00 – dini hari 01.00 : saat proses de-toxin dibagian hati, harus berlangsung dalam kondisi tidur pulas. Ø Dini hari 01.00 - 03.00 : proses de-toxin dibagian empedu, juga berlangsung dalam kondisi tidur pulas. Ø Dini hari 03.00 – 05.00 : de-toxin dibagian paru-paru, sebab itu akan terjadi batuk yang hebat bagi penderita batuk selam durasi waktu ini. Karena proses pembersihan (de-toxin) telah mencapai saluran pernapasan, maka tidak perlu minum obat batuk agar supaya tidak merintangi proses pembuangan kotoran.. Ø Pagi pk 05.00 – 07.00 : de-toxin di bagian usus besar, harus buang air besar. Ø Pagi pk 07.00 – 09.00 : waktu penyerapan gizi makanan bagi usus kecil, harus makan pagi. Bagi orang yang sakit sebaiknya makan lebih pagi yaitu sebelum pk 06.30. Makan pagi sebelum pk 07.30 sangat baik bagi mereka yang ingin menjaga kesehatannya. Bagi mereka yang tidak makan pagi harap mengubah kebiasaannya ini, bahkan masih lebih baik terlambat makan pagi hingga pk 9-10 daripada tidak makan sama sekali. Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang akan mengacaukan proses pembuangan zat-zat yang tidak berguna. Selain itu, dari tengah malam hingga pukul 4 dini hari adalah waktu bagi sumsum tulang belakang untuk memproduksi darah. Sebab itulah, Tidurlah Nyenyak dan Jangan Begadang (yang tidak bermanfaat). Dialih bahasakan secara bebas dari artikel berbahasa Mandarin oleh :Siwu.(09Juni2007) Dipost Oleh: Laliyanto Poltekkes Depkes Jogja, Jurusan kesehatan Lingkungan, JKL, Sanitasi..